Sign up
Log in
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham MLPL, FOLK, ASLI, dan KOKA
Membagikan
Dengarkan Berita

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Rabu (8/10/2025) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan Saham , , , dan di Seluruh Pasar.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," kata Kadiv. Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterangan tertulis, Selasa (7/10/2025).

Disebutkan Bursa melakukan Penghentian Sementara Perdagangan saham , , , dan di seluruh Pasar mulai sesi I tanggal 8 Oktober 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.

Sekadar informasi, pada perdagangan terakhir, Selasa (7/10/2025) kemarin, Saham PT Multipolar Tbk (MLPL) tercatat ditutup menguat 5,12% atau naik 12 point ke harga Rp246 per saham.

Sementara saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) pada perdagangan terakhir, tercatat ditutup menguat 34,78% atau naik 40 point ke harga Rp155 per saham.

Selanjutnya saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) pada perdagangan terakhir, Selasa (7/10/2025) tercatat menguat 34,96% atau naik 57 point ke harga Rp220 per saham.

Lalu, saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) pada perdagangan terakhir, tercatat menguat 4,59% atau naik 18 point ke harga Rp410 per saham.

Disclaimer:Artikel ini mewakili pendapat penulis saja. Artikel ini tidak mewakili pendapat Webull, juga tidak boleh dipandang sebagai indikasi bahwa Webull setuju dengan atau mengkonfirmasi kebenaran atau keakuratan informasi.Seharusnya tidak dianggap sebagai saran investasi dari Webull atau siapa pun, juga tidak boleh digunakan sebagai dasar dari keputusan investasi apa pun.
What's trending
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.