Sign up
Log in
Suspensi 8 Saham Berakhir Hari Ini, Ada Penghuni Baru Papan FCA
Membagikan
Dengarkan Berita

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kunci perdagangan delapan saham sekaligus di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I, Kamis (22/1/2026).

Saham-saham tersebut adalah PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Soechi Lines Tbk (SOCI), dan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) beserta waran seri I-nya, (BAIK-W).

"Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham MDIA, BIPI, SOCI, VISI, ZATA, HOPE, IBOS, BAIK dan BAIK-W dibuka kembali mulai sesi I tanggal 22 Januari 2026," tulis pengumuman Bursa, Kamis (22/1/2026).

Adapun MDIA, BIPI dan SOCI menjadi penghuni baru papan pemantauan khusus dengan mekanisme full-call auction (FCA). Ini sehubungan dengan telah digemboknya ketiga saham tersebut lebih dari satu hari Bursa berturut-turut. 

Saham MDIA diperdagangkan terakhir pada Senin (12/1/2026) di harga Rp110 dengan naik 10 persen, BIPI pada Jumat (9/1/2026) di harga Rp202 dengan naik 12,22 persen, dan SOCI pada Senin (12/1/2026) di harga Rp705 dengan naik 19,49 persen.

Sementara itu, lima saham lainnya hanya disuspensi selama satu hari Bursa pada Rabu (21/2/2026) setelah menguat signifikan sehari sebelumnya. Beberapa di antaranya mencatatkan auto reject atas (ARA) yakni saham VISI, HOPE dan BAIK.

Pada perdagangan Selasa (20/1/2026) saham VISI melonjak 24,86 persen ke Rp462, ZATA menguat 5,50 persen ke Rp115, HOPE melesat 24,48 persen ke Rp356, IBOS naik 9,52 persen ke Rp138, BAIK terbang 34,69 persen ke Rp264, dan BAIK-W anjlok 11 persen ke Rp8 per waran.

(DESI ANGRIANI)

Disclaimer:Artikel ini mewakili pendapat penulis saja. Artikel ini tidak mewakili pendapat Webull, juga tidak boleh dipandang sebagai indikasi bahwa Webull setuju dengan atau mengkonfirmasi kebenaran atau keakuratan informasi.Seharusnya tidak dianggap sebagai saran investasi dari Webull atau siapa pun, juga tidak boleh digunakan sebagai dasar dari keputusan investasi apa pun.
What's trending
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.