Sign up
Log in
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Enam Saham Ini, Ada DOOH hingga BNBR
Membagikan
Dengarkan Berita

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan enam saham menjelang akhir pekan, Jumat (12/12/2025) imbas harga yang bergerak tak wajar.

Keenamnya adalah PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT), PT Intraco Penta Tbk (INTA), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS).

"BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham DOOH, BNBR, CANI, TIRT, INTA, dan SOTS di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I sampai dengan pengumuman lebih lanjut," tulis pengumuman Bursa, Jumat (12/12/2025).

Sebelum dikunci pada Kamis (11/12/2025), keenam saham ini menguat signifikan hingga mencatatkan auto reject atas (ARA). Di antaranya ada yang sudah menjadi penghuni Papan Pemantauan Khusus Full Call Auction (PPK FCA) yakni BNBR, CANI, TIRT, dan INTA.

Di mana DOOH melesat 25 persen ke Rp360, BNBR naik 9,28 persen ke Rp106, CANI menguat 9,28 persen ke Rp106, TIRT naik 9,43 persen ke Rp116, INTA menguat 9,52 persen ke Rp115, dan SOTS melonjak 25 persen ke Rp1.075.

Bursa menjelaskan, suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Tujuannya untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya di enam saham tersebut.

(DESI ANGRIANI)

Disclaimer:Artikel ini mewakili pendapat penulis saja. Artikel ini tidak mewakili pendapat Webull, juga tidak boleh dipandang sebagai indikasi bahwa Webull setuju dengan atau mengkonfirmasi kebenaran atau keakuratan informasi.Seharusnya tidak dianggap sebagai saran investasi dari Webull atau siapa pun, juga tidak boleh digunakan sebagai dasar dari keputusan investasi apa pun.
What's trending
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.