Sign up
Log in
Tiga Saham Pindah ke Papan FCA, FOLK-MLPL Kembali Diperdagangkan
Membagikan
Dengarkan Berita

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka suspensi perdagangan lima saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I, Kamis (8/10/2025).

Lima saham tersebut adalah PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).

"Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham  CLAY, VKTR, FOLK, MLPL dan SRAJ dibuka kembali mulai sesi I tanggal 9 Oktober 2025," tulis pengumuman Bursa, Kamis (9/10/2025).

Adapun CLAY, VKTR, dan SRAJ kompak masuk ke papan pemantauan khusus dengan notasi X lantaran disuspensi lebih dari satu hari Bursa berturut-turut. 

Dengan demikian, ketiga saham ini akan diperdagangkan dengan skema full-call auction (FCA). Sementara itu, saham FOLK dan MLPL hanya disuspensi selama satu hari pada Rabu (8/10/2025).

Sebagai informasi, saham CLAY digembok lebih dari sepekan sejak 29 September setelah menguat signifikan 24,81 persen ke harga Rp3.370 pada Jumat (26/9/2025).

Saham VKTR naik 12,50 persen ke harga Rp252 sebelum digembok pada Jumat (3/10/2025). VKTR menguat 121,05 persen dalam satu bulan.

Saham SRAJ juga disuspensi lebih dari sepekan sejak akhir September imbas harga yang fluktuatif. Saham tersebut terakhir diperdagangkan di harga Rp10.625 atau menguat 1,19 persen pada Senin (29/9/2025).

Saham FOLK mencatatkan auto reject atas (ARA) pada Selasa (7/10/2025) dengan terbang 34,78 persen ke harga Rp155. FOLK menguat 31,36 persen dalam sepekan dan naik 101,30 persen dalam satu bulan.

Saham MLPL bergerak fluktuatif tapi cenderung menguat sejak awal Oktober dengan mencatatkan kenaikan 84,96 persen dalam satu bulan. Pada perdagangan Selasa (7/10/2025), saham MLPL naik 5,13 persen ke harga Rp246.

(DESI ANGRIANI)

Disclaimer:Artikel ini mewakili pendapat penulis saja. Artikel ini tidak mewakili pendapat Webull, juga tidak boleh dipandang sebagai indikasi bahwa Webull setuju dengan atau mengkonfirmasi kebenaran atau keakuratan informasi.Seharusnya tidak dianggap sebagai saran investasi dari Webull atau siapa pun, juga tidak boleh digunakan sebagai dasar dari keputusan investasi apa pun.
What's trending
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.