Sign up
Log in
Laba Usaha MDIA Naik 3 Kali Lipat Tembus Rp60 M Sepanjang Semester I-2025
Membagikan
Dengarkan Berita

IDXChannel - PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) membukukan kinerja solid pada semester I 2025. MDIA menorehkan pertumbuhan EBITDA hingga 93 persen menjadi Rp85,4 miliar dengan margin 27,7 persen. Laba usaha melonjak hampir tiga kali lipat menjadi Rp60,8 miliar, sementara rugi bersih berhasil ditekan tajam menjadi Rp11,4 miliar dari Rp235,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Capaian ini dibukukan dari penguatan infrastruktur penyiaran digital, modernisasi perangkat siaran, peningkatan dan optimalisasi transmisi untuk memperluas jangkauan audiens dan menghadirkan pengalaman menonton yang lebih memuaskan. 

“Pertumbuhan ini menegaskan efektivitas sinergi FTA–digital serta strategi konten yang adaptif dengan tren pemirsa, termasuk format local series dan short clips yang relevan bagi generasi muda. Manajemen VIVA Group optimistis, kombinasi restrukturisasi keuangan, penguatan konten, dan ekspansi digital akan menjadi tiga pilar pertumbuhan ke depan,” ujar Direktur Utama MDIA Ahmad Rahadian Widarmana, Rabu (3/9/2025) di Bakrie Tower, Jakarta.

Dari sisi pendapatan, induk usaha stasiun televisi ANTV ini mencatat kenaikan tipis sebesar 0,2 persen menjadi Rp308,2 miliar. Capaian ini dinilai stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp307,5 miliar.

"Profit sebelum tax angkanya minus Rp11,4 miliar di semester pertama tahun 2025 membaik dari sebelumnya Rp228 miliar. Tahun lalu masih ada beban bunga karena belum selesai restrukturisasinya. Kemudian juga ada selisih kurs yang besar di tahun lalu, tahun ini berhasil dengan restrukturisasi melalui PKPU, angkanya juga berkurang,” tegasnya.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Disclaimer:Artikel ini mewakili pendapat penulis saja. Artikel ini tidak mewakili pendapat Webull, juga tidak boleh dipandang sebagai indikasi bahwa Webull setuju dengan atau mengkonfirmasi kebenaran atau keakuratan informasi.Seharusnya tidak dianggap sebagai saran investasi dari Webull atau siapa pun, juga tidak boleh digunakan sebagai dasar dari keputusan investasi apa pun.
What's trending
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.