Sign up
Log in
Empat Saham Kompak Guyur Dividen Hari Ini, Ada ALDO-HRTA
Membagikan
Dengarkan Berita

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat empat emiten akan mencairkan dividen tunai tahun buku 2024 secara serentak pada Rabu (16/7/2025).

Keempat emiten tersebut adalah PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI).

Dividen tersebut akan mengalir ke rekening masing-masing pemegang saham yang namanya sudah tercatat paling lambat pada 24 Juni 2025.

Berikut empat emiten yang mencairkan dividen hari ini:

1. PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)

Alkindo membagikan dividen minimalis Rp1,34 miliar atau Rp0,5 per saham. Jumlah dividen itu setara 15,51 persen dari laba bersih 2024 yang sebesar Rp8,64 miliar.

2. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL)

MPXL juga menebar dividen minimalis dengan nilai Rp2 miliar atau Rp1 per saham. Jumlah dividen ini setara 16,13 persen dari laba bersih 2024 yang sebesar Rp12,4 miliar.

3. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)

HRTA membagikan dividen tunai Rp96,7 miliar atau Rp21 per saham. Jumlah dividen ini setara 21,87 persen dari laba bersih 2024 yang sebesar Rp442,18 miliar

4. PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI)

SUNI menebar dividen tunai Rp50 miliar atau Rp20,78 per saham. Jumlah dividen ini setara 24,14 persen dari laba bersih 2024 yang sebesar Rp207 miliar.

(DESI ANGRIANI)

Disclaimer:Artikel ini mewakili pendapat penulis saja. Artikel ini tidak mewakili pendapat Webull, juga tidak boleh dipandang sebagai indikasi bahwa Webull setuju dengan atau mengkonfirmasi kebenaran atau keakuratan informasi.Seharusnya tidak dianggap sebagai saran investasi dari Webull atau siapa pun, juga tidak boleh digunakan sebagai dasar dari keputusan investasi apa pun.
What's trending
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.