Sign up
Log in

Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvesional

Berikut adalah perbedaan antara reksa dana syariah dan konvensional.

Banyak masyrakat yang mengira bahwa ”syariah” hanya label semata, padahal perbedaannya cukup fundamental. Berikut beberapa perbedaan reksa dana konvensional dan syariah.

1. Dasar Hukum & Pengawasan

Reksa dana konvensional diatur oleh OJK berdasarkan UU Pasar Modal, fokus pada transparansi & perlindungan investor.

Untuk reksa dana syariah, selain OJK ada pengawas tambahan yaitu fatwa DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia). Ada pula Dewan Pengawas Syariah (DPS) di setiap manajer investasi yang memastikan kepatuhan syariah

2. Instrumen yang Diinvestasikan

Reksa dana konvesional bisa investasi ke semua instrumen yang sah di pasar modal Indonesia, termasuk saham bank konvensional, obligasi berbunga, dan instrument derivatif tertentu.

Sedangkan reksa dana syariah hanya ke instrument halal seperti saham yang ada di Daftar Efek Syariah (DES), Sukuk (obligasi syariah), Instrumen pasar modal lain yang didalamnya tidak ada unsur riba, maisir (spekulasi berlebihan), gharar (ketidakjelasan).

3. Screening Saham

Reksa dana konvesional tidak ada screening kegiatan suatu emiten, cukup lihat fundamental dan teknikal dari suatu emiten.

Reksa dana syariah memiliki 2 screening, yaitu kegiatan usaha dan rasio keuangan. Perusahaan tidak boleh bertentangan dengan syariah misal ada kaitan dengan rokok, alkohol, judi, dan bank konvensional. Rasio keuangan dari perusahaan juga harus sesuai dengan ketentuan DSN-MUI (misal total utang berbunga dibanding aset tidak boleh melebihi batas tertentu).

4. Mekanisme Pembagian Keuntungan

Reksa dana konvensional membagi keuntungan (return) dari capital gain dan bunga atau kupon instrumen obligasi.

Reksa dana syariah membagi keuntungan (return) dari capital gain dan bagi hasil (profit sharing) pada instrument syariah, tanpa bunga.

0
0
0
Produk dan layanan keuangan ditawarkan kepada nasabah mandiri secara langsung oleh PT Webull Sekuritas Indonesia (“Webull Sekuritas”), sebuah Perusahaan Jasa Pasar Modal yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh investasi mengandung risiko, termasuk kemungkinan hilangnya nilai pokok. Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi Anda dengan hati-hati sebelum berinvestasi. Materi ini bukan merupakan rekomendasi, saran investasi, atau ajakan untuk membeli atau menjual suatu Efek. Info tambahan: webull.co.id
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.