Sign up
Log in

Cara Memilih Produk Reksa Dana

Memilih reksa dana terbaik penting bagi investor pemula, dan bisa dimulai dengan menentukan tujuan investasi serta memahami profil risiko. Periksa juga reputasi manajer investasi dan konsistensi return jangka panjang. Dana kelolaan (AUM) mencerminkan kepercayaan investor, sementara expense ratio menunjukkan efisiensi pengelolaan dana. Gunakan kombinasi semua kriteria ini untuk memilih reksa dana yang paling sesuai.

Mayoritas investor individu di Indonesia adalah investor pemula, tentunya memilih reksa dana yang paling cocok di antara ribuan reksa dana di Pasar Modal Indonesia bisa terlihat rumit dan membingungkan.

Ada beberapa kriteria yang bisa Webullers pakai untuk memilih reksa dana terbaik. Berikut adalah kriteria-kriterianya:

1. Tentukan Tujuan Investasi

Apakah untuk investasi jangka pendek, menengah, atau panjang? Apakah akan digunakan untuk dana pensiun, pendidikan, liburan, atau dana darurat?

Tujuan tersebut penting sebagai dasar dalam melakukan pilihan reksa dana.

2. Tingkat Risiko

Setiap produk investasi akan memiliki risiko. Semakin besar potensi keuntungan, semakin besar juga potensi risiko kerugiannya. Untuk melihat tingkat risiko dari produk reksa dana, kamu bisa cek besar persentase penurunan nilai dari titik tertinggi suatu produk dalam satu tahun untuk tahu potensi risikonya. Webullers perlu mengetahui tingkat risiko suatu reksa dana apakah sesuai dengan profil risiko.

3. Reputasi Manajer Investasi Reksa Dana

Kemudian, sangat penting untuk mengecek reputasi dan track record dari manajer investasi. Pilihlah manajer investasi yang bereputasi baik, berpengalaman, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

4. Tingkat Return

Tingkat return yang bisa didapatkan juga menjadi kriteria penting dalam memilih reksa dana yang cocok untukmu. Perhatikan konsistensi kinerja selama 5 sampai 10 tahun ke belakang. Mencetak keuntungan jangka panjang akan lebih bonafit daripada mengejar keuntungan dalam satu tahun saja. Webullers juga perlu untuk membandingkan tingkat return tersebut dengan reksa dana sejenis.

5. Dana Kelolaan (AUM)

Dana kelolaan atau asset under management (AUM) adalah total dana kelolaan yang dikelola oleh reksa dana tersebut. Semakin besar dana kelolaan, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan investor terhdap suatu produk reksa dana.

6. Expense Ratio

Expense Ratio mengukur seberapa besar biaya yang diperlukan untuk mengelola reksa dana. Biaya manajemen, biaya kustodian, biaya trading, dan biaya marketing adalah bagian dari perhitungan expense ratio. Semakin kecil expense ratio yang diberikan akan mencerminkan kepiawaian manajer investasi dalam mengelola reksa dana secara efisien.

0
0
0
Produk dan layanan keuangan ditawarkan kepada nasabah mandiri secara langsung oleh PT Webull Sekuritas Indonesia (“Webull Sekuritas”), sebuah Perusahaan Jasa Pasar Modal yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh investasi mengandung risiko, termasuk kemungkinan hilangnya nilai pokok. Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi Anda dengan hati-hati sebelum berinvestasi. Materi ini bukan merupakan rekomendasi, saran investasi, atau ajakan untuk membeli atau menjual suatu Efek. Info tambahan: webull.co.id
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.