Sign up
Log in

Right Issue: Hak, Strategi Investor, dan Dampaknya

Right Issue/HMETD adalah hak pemegang saham lama membeli saham baru pada harga tebus dalam periode terbatas; di BEI hak dapat diperdagangkan (-R). Tujuan: menghimpun dana (ekspansi, modal kerja, bayar utang).

Key Takeaways:

  • Right issue memberi hak bagi pemegang saham lama untuk membeli saham baru pada harga yang telah ditentukan.
  • Tujuan utamanya adalah untuk menghimpun dana untuk ekspansi perusahaan, menambah modal kerja, hingga mendapatkan tambahan modal untuk pelunasan utang.

Right Issue

Right Issue/Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) adalah hak bagi pemegang saham lama untuk membeli saham baru pada harga tebus (subscription price) tertentu, proporsional dengan kepemilikan, dalam periode terbatas. Di BEI, HMETD bisa diperdagangkan (kode “-R”).

Tujuan Right Issue

  • Menghimpun dana untuk ekspansi perusahaan 
  • Menambah modal kerja
  • Melakukan pembayaran utang
  • Menjaga struktur permodalan.

Cara Kerja (Singkat)

  • Emiten akan mengumumkan rasio right issue yang akan dilakukan (mis. 1:5 = 1 saham baru per 5 saham lama)
  • Selain itu emiten juga akan mengumumkan harga tebus (subscription price), serta tanggal pelaksanaan.
  • Tanggal pelaksanaan ini adalah tanggal penting yang harus investor perhatikan, seperti: Cum Date /Ex Date Right, Record Date, periode perdagangan HMETD, periode tebus (exercise period), penjatahan & pencatatan saham baru.

Contoh Implementasi Right Issue

Misalnya kamu memiliki saham PT ABCD Tbk sebanyak 1.000 lembar saham, dengan harga pasar Rp700 per lembar saham. Perusahaan mengumumkan akan melakukan right issue dengan rasio 1:2 dan harga pelaksanaan Rp500 per lembar saham baru.

Rasio 1:2 berarti:

  • Setiap 1 saham lama yang kamu miliki, kamu berhak membeli 2 saham baru.
  • Jadi, jika kamu punya 1.000 saham lama, kamu akan mendapat 2.000 HMETD.
  • Setiap 1 HMTED memberi kamu hak untuk membeli 1 saham baru.

Kamu mendapat 2.000 HMTED (hak), dan setiap 1 hak bisa ditebus menjadi 1 saham baru dengan harga Rp500, maka:

Dana yang dibutuhkan = 2.000 x Rp500 = Rp1.000.000

Kalau kamu menggunakan semua hakmu (menebus semua HMTED), kamu akan memiliki:

Saham lama: 1.000

Saham baru: 2.000

Total saham setelah right issue: 3.000 lembar

Apa yang bisa kamu lakukan dengan total saham setelah right issue?

1. Menebus semua HMETD

Kamu membayar Rp1.000.000 dan memperoleh 2.000 saham baru. Persentase kepemilikanmu tidak terdelusi.

2. Menebus sebagian

Misalnya kamu hanya menebus 1.000 HMTED, kamu tetap akan terdilusi sebagian untuk sisa hak yang tidak ditebus.

3. Tidak menebus, tapi menjual HMTED (jika bisa diperdagangkan)

HMTED biasanya punya harga pasar sendiri, misalnya Rp100 per hak. Jadi kamu bisa menjual 2.000 HMTED x Rp100 = Rp200.000.

4. Tidak menebus dan tidak menjual

Hak kamu hangus dan kamu akan mengalami dilusi kepemilikan karena jumlah saham beredar bertambah.

Apakah right issue menguntungkan?

Right issue bisa menjadi peluang investasi yang menguntungkan, namun juga memiliki potensi risiko jika tidak disikapi dengan cermat.

Keuntungan utamanya terletak pada hak istimewa yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru dengan harga diskon dibanding harga pasar. Jika perusahaan yang melakukan right issue memiliki prospek bisnis yang kuat dan dana yang dihimpun digunakan untuk hal produktif (seperti ekspansi usaha, pelunasan utang, atau pengembangan aset strategis) maka nilai perusahaan dalam jangka panjang cenderung meningkat, dan investor yang ikut serta berpotensi menikmati capital gain serta mempertahankan proporsi kepemilikannya.

Selain itu, jika HMETD dapat diperdagangkan, investor yang tidak ingin menebus saham baru tetap bisa menjual haknya dan memperoleh kompensasi.

Namun, right issue juga bisa merugikan jika perusahaan tidak transparan dalam tujuan penggalangan dananya, menggunakan dana hanya untuk menutupi kerugian operasional, atau jika pasar menanggapi aksi tersebut secara negatif, yang bisa menyebabkan tekanan jual dan penurunan harga saham.

Tips singkat

  • Catat jadwal (terutama akhir perdagangan HMETD dan akhir tebus).
  • Putuskan: tebus bila prospek/valuasi masuk akal dan ada dana; jika tidak, pertimbangkan jual HMETD agar tidak rugi nilai.
0
0
0
Produk dan layanan keuangan ditawarkan kepada nasabah mandiri secara langsung oleh PT Webull Sekuritas Indonesia (“Webull Sekuritas”), sebuah Perusahaan Jasa Pasar Modal yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh investasi mengandung risiko, termasuk kemungkinan hilangnya nilai pokok. Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi Anda dengan hati-hati sebelum berinvestasi. Materi ini bukan merupakan rekomendasi, saran investasi, atau ajakan untuk membeli atau menjual suatu Efek. Info tambahan: webull.co.id
Daftar Pelajaran
1
Exchange Traded Fund (ETF)
2
Dividen Tunai Tanpa Ribet: Pahami Cum–Ex Date, Harga, dan Pajak
Right Issue: Hak, Strategi Investor, dan Dampaknya
4
Auto Reject System
5
Stock Split 101: Rasio, Timeline, dan Dampak ke Portofolio
6
Memahami Corporate Action: Dari Dividen hingga Rights Issue
7
Bond Rating
8
Market Order
No content on the Webull website shall be considered a recommendation or solicitation for the purchase or sale of securities, options or other investment products. All information and data on the website is for reference only and no historical data shall be considered as the basis for judging future trends.