Key Takeaways:
Right Issue
Right Issue/Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) adalah hak bagi pemegang saham lama untuk membeli saham baru pada harga tebus (subscription price) tertentu, proporsional dengan kepemilikan, dalam periode terbatas. Di BEI, HMETD bisa diperdagangkan (kode “-R”).
Tujuan Right Issue
Cara Kerja (Singkat)
Contoh Implementasi Right Issue
Misalnya kamu memiliki saham PT ABCD Tbk sebanyak 1.000 lembar saham, dengan harga pasar Rp700 per lembar saham. Perusahaan mengumumkan akan melakukan right issue dengan rasio 1:2 dan harga pelaksanaan Rp500 per lembar saham baru.
Rasio 1:2 berarti:
Kamu mendapat 2.000 HMTED (hak), dan setiap 1 hak bisa ditebus menjadi 1 saham baru dengan harga Rp500, maka:
Dana yang dibutuhkan = 2.000 x Rp500 = Rp1.000.000
Kalau kamu menggunakan semua hakmu (menebus semua HMTED), kamu akan memiliki:
Saham lama: 1.000
Saham baru: 2.000
Total saham setelah right issue: 3.000 lembar
Apa yang bisa kamu lakukan dengan total saham setelah right issue?
1. Menebus semua HMETD
Kamu membayar Rp1.000.000 dan memperoleh 2.000 saham baru. Persentase kepemilikanmu tidak terdelusi.
2. Menebus sebagian
Misalnya kamu hanya menebus 1.000 HMTED, kamu tetap akan terdilusi sebagian untuk sisa hak yang tidak ditebus.
3. Tidak menebus, tapi menjual HMTED (jika bisa diperdagangkan)
HMTED biasanya punya harga pasar sendiri, misalnya Rp100 per hak. Jadi kamu bisa menjual 2.000 HMTED x Rp100 = Rp200.000.
4. Tidak menebus dan tidak menjual
Hak kamu hangus dan kamu akan mengalami dilusi kepemilikan karena jumlah saham beredar bertambah.
Apakah right issue menguntungkan?
Right issue bisa menjadi peluang investasi yang menguntungkan, namun juga memiliki potensi risiko jika tidak disikapi dengan cermat.
Keuntungan utamanya terletak pada hak istimewa yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru dengan harga diskon dibanding harga pasar. Jika perusahaan yang melakukan right issue memiliki prospek bisnis yang kuat dan dana yang dihimpun digunakan untuk hal produktif (seperti ekspansi usaha, pelunasan utang, atau pengembangan aset strategis) maka nilai perusahaan dalam jangka panjang cenderung meningkat, dan investor yang ikut serta berpotensi menikmati capital gain serta mempertahankan proporsi kepemilikannya.
Selain itu, jika HMETD dapat diperdagangkan, investor yang tidak ingin menebus saham baru tetap bisa menjual haknya dan memperoleh kompensasi.
Namun, right issue juga bisa merugikan jika perusahaan tidak transparan dalam tujuan penggalangan dananya, menggunakan dana hanya untuk menutupi kerugian operasional, atau jika pasar menanggapi aksi tersebut secara negatif, yang bisa menyebabkan tekanan jual dan penurunan harga saham.
Tips singkat